Kebutuhan Manusia

Kali ini kita akan membahas materi mengenai kebutuhan manusia.

Sebagai makhluk hidup, tentunya manusia akan membutuhkan berbagai macam kebutuhan untuk menunjang kehidupannya.

Mulai dari kebutuhan sandang, pangan, papan dan lainnya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dengan maksud untuk mencapai kesejahteraan.

Kita langsung simak saja penjelasan lebih lengkapnya berikut ini.

Pengertian Kebutuhan Manusia

pengertian kebutuhan manusia
pixabay.com

Kebutuhan manusia adalah keinginan manusia terhadap segala sesuatu seperti benda atau jasa yang dapat memberikan rasa kepuasan jasmani atau kebutuhan rohani.

Manusia memiliki kebutuhan yang tidak terbatas, baik itu pada kebutuhan yang bersifat konkret (nyata) maupun yang bersifat abstrak (tidak nyata).

Misalnya rasa aman, ingin dihargai, dan dihormati oleh orang lain.

Berikut beberapa faktor yang menyebabkan kebutuhan manusia menjadi tidak terbatas, diantarnya yaitu :

  • Semakin bertambahnya jumlah penduduk, sehingga semakin banyak juga kebutuhan.
  • Semakin berkembangnya ilmu pengetahun dan teknologi.
  • Semakin luasnya lingkungan perguruan.
  • Semakin berkembangnya tingkat kebudayaan manusia.

Untuk memenuhi kebutuhan mausia yang tidak terbatas dapat dilakukan beberapa cara berikut, yaitu :

  • Berusaha secara individu atau kelompok di lingkungannya.
  • Pemenuhan kebutuhan harus menerapkan sekala prioritas, yaitu mengutamakan kebutuhan utama terlebih dahulu.

Jenis-Jenis Kebutuhan Manusia

jenis jenis kebutuhan manusia
pixabay.com

Kebutuhan manusia dibagi menjadi beberapa jenis berdasarkan penyebab munculnya kebutuhan tersebut, diantaranya yaitu :

A. Kebutuhan Menurut Tingkat Intensitasnya

Kebutuhan pertama merupakan kebutuhan berdasarkan dengan tingkat intensitasnya yang dibadi menjadi tiga macam, diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Kebutuhan Primer

Kebutuhan primer adalah kebutuhan pokok yang harus dipenuhi supaya manusia dapat mempertahankan hidupnya.

Kebutuhan primer dibagi menjadi 3 macam, yaitu :

  • Sandang atau pakaian.
  • Pangan atau makan dan minum.
  • Papan atau tempat tinggal, seperti rumah.

Manusia sangat memerlukan ketiga macam kebutuhan primer tersebut dan harus memenuhinya terlebih dahulu daripada kebutuhan yang lain.

2. Kebutuhan Sekunder

Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan tambahan yang muncul setelah kebutuhan primer sudah terpenuhi.

Contoh kebutuhan sekunder :

  1. Televisi
  2. Sepeda
  3. Sepeda Motor
  4. Telepon, dll.

3. Kebutuhan Tersier

Kebutuhan tersier atau kebutuhan mewah adalah kebutuhan yang muncul setelah kebutuhan primer dan sekunder sudah terpenuhi.

Contoh kebutuhan tersier :

  1. Berlian
  2. Rumah mewah
  3. Mobil mewah
  4. Emas, dll.

B. Kebutuhan Menurut Sifatnya

Berdasarkan sifatnya, kebutuhan dibagi menjadi dua macam, diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Kebutuhan Jasmani

Kebutuhan jasmani adalah kebutuhan yang berhubungan dengan jasmani manusia.

Contoh : makanan, minuman, pakaian, dan olahraga.

2. Kebutuhan Rohani

Kebutuhan rohani adalah kebutuhan yang menjadi upaya manusia untuk memenuhi kepuasan jiwa atau rohaninya.

Conto : rekreasi, mendengarkan musik, dan ibadah.

C. Kebutuhan Menurut Subjeknya

Berdasarkan Subjeknya, kebutuhan dibagi menjadi dua macam, diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Kebutuhan Individu

Kebutuhan individu adalah kebutuhan yang dirasakan oleh seseorang dan untuk memenuhinya dapat dilakukan secara individu.

Contoh : petani membutuhkan cangkul, siswa membutuhkan buku tulis dan pensil.

2. Kebutuhan Kelompok atau Kolektif

Kebutuhan kelompok adalah kebutuhan yang dirasakan oleh kelompok orang secara bersamaan dan pemenuhannya juga dapat dilakukan secara bersama.

Contoh : jalan, rumah sakit, tempat rekreasi.

D. Kebutuhan Menurut Waktu

Berdasarkan waktunya, kebutuhan dibagi menjadi dua macam, diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Kebutuhan Sekarang

Kebutuhan sekarang adalah kebutuhan mendesak yang harus dipenuhi saat ini dan tidak boleh ditunda-tunda.

Contoh : makan bagi orang yang lapar dan obat bagi orang yang sakit.

2. Kebutuhan yang Akan Datang

Kebutuhan yang akan datang adalah kebutuhan yang sifatnya tidak mendesak dan dapat ditunda hingga waktu yang telah ditentukan.

Kebutuhan ini berhubungan dengan persediaan atau persiapan untuk masa yang akan datang.

Contoh : orang tua yang menabung untuk mempersiapkan biaya sekolah anak-anaknya.

E. Kebutuhan Menurut Sosio-Budaya lingkungannya

Berdasarkan sosio-budaya lingkungannya, kebutuhan dibagi menjadi dua macam, diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Kebutuhan Sosial

Kebutuhan sosial adalah kebutuhan yang berkaitan dengan suatu tingkat atau kedudukan seorang individu dalam masyarakat.

Contoh : Seorang warga yang ingin menjadi ketua RT di lingkungan sekitarnya.

2. Kebutuhan Psikologis

Kebutuhan psikologis adalah kebutuhan yang berkaitan dengan kondisi batin dari seorang terkait dengan lingkungannya.

Contoh : kebutuhan akan kebebasan dan rasa aman

Faktor yang Mempengaruhi Kebutuhan Manusia

faktor yang mempengaruhi kebutuhan manusia
pixabay.com

Berikut penjelasan mengenai 17 faktor yang mempengaruhi kebutuhan manusia, diantaranya yaitu :

1. Faktor Peradaban

Peradaban adalah salah satu faktor yang membuat kebutuhan hidup setiap zaman menjadi berbeda-beda.

Berbeda dengan zaman sekarang, kebutuhan manusia pada zaman dahulu hanya tertuju pada kebutuhan primer.

Contoh : nenek moyang yang menggunakan pakaian dari bahan kulit kayu dan daun-daunan, makan pun cukup ubi-ubian.

Seiring dengan perkembangan peradaban , semkin berkembang pula jenis kebutuhan.

Manusia membutuhkan makanan lain yang bervariasi dan pakaiannya sekarangpun dibuat dengan bahan yang bagus.

2. Faktor Lingkungan

Lingkungan termasuk dalam salah satu faktor yang mempengaruhi kebutuhan manusia.

Kebutuhan masyarakat yang tinggal di daerah pesisir pantai berbeda dengan masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan.

Contoh :

  • Penduduk pesisir membutuhkan jaring, perahu, dan pancing supaya dapat menangkap ikan di laut.
  • Sementara penduduk pegunungan lebih membutuhkan cangkul, benih tanaman, dan pupuk untuk bercocok tanam.

3. Faktor Adat Istiadat

Adat istiadat juga mempengaruhi perbedaan kebutuhan setiap individu maupun kelompok.

Contoh : Pria Jawa memiliki tradisi untuk menggunakan blangkon, sementara pria di daerah lain tidak menggunakannya.

4. Faktor Agama

Agama termasuk salah satu faktor yang membuat kebutuhan setiap individu menjadi berbeda-beda.

Contoh :

  • Penganut agama Islam merayakan hari besar (idul fitri dan idul adha) akan membutuhkan busana muslim ketika sholat.
  • Penganut agama Hindu membutuhkan sesajen untuk upacara keagamaan mereka.
  • Penganut agama Islam dilarang mengonsumsi babi karena dianggap haram.
  • Penganut agama Hindu dilarang mengonsumsi daging sapi karena dianggap sebagai hewan yang suci.

5. Faktor Pekerjaan atau Profesi

Sebagai contoh, profesi dokter memiliki kebutuhan yang berbeda dengan profesi penulis.

Keterangan : apabila dokter membutuhkan alat suntik dan peralatan medis lainnya, maka lain halnya dengan penulis yang membutuhkan laptop dan peralatan tulis lainnya.

6. Faktor Penghasilan

Bukan hanya faktor pekerjaa, faktor penghasilan yang dimiliki oleh seseorang juga akan mempengaruhi kebutuhan hidupnya masing-masing.

Contoh :

  • Orang yang memiliki penghasilan sedang atau pas-pasan akan mampu memenuhi kebutuhan pokoknya saja.
  • Orang yang memiliki penghasilan tinggi, maka akan memiliki kebutuhan yang semakin tinggi pula.
  • Orang yang memiliki penghasilan tinggi akan mudah untuk memenuhi kebutuhan primer, sekunder, dan juga tersier.

7. Faktor Umur

Faktor umur juga akan mempengaruhi kebutuhan dari seorang individu. Sebab, tingkat umur dari seorang individu dengan individu lain akan memiliki tingkat kebutuhan yang berbeda pula.

Contoh: Kebutuhan anak-anak akan jauh berbeda dengan kebutuhan orang dewasa, dengan seiring perbedaannya usia mereka.

8. Faktor Tingkat Kepuasan

Jika seseorang sulit untuk merasa puas dengan apa yang ia miliki dalam hidupnya, maka hal itu akan menjadikan kebutuhannya semakin banyak.

Sehingga, tingkat kepuasan inilah yang nantinya akan mempengaruhi kebutuhan hidupnya.

9. Faktor Hobi atau Kegemaran

Faktor hobi atau kegemaran juga akan mempengaruhi kebutuhan hidup seseorang.

Contoh :

  • Orang yang hobi bermain sepak bola akan berbeda dengan orang yang memiliki hobi berenang.
  • Orang yang gemar memanah akan berbeda dengan orang yang gemar berlari.

10. Faktor Pendidikan

Pendidikan dari seseorang juga akan mempengaruhi kebutuhan dari setiap individu, apakah ia SMP, SMA, atau kuliah.

Sebagai contoh : kebutuhan dari anak SMP akan berbeda dengan kebutuhan seorang mahasiswa.

11. Faktor Jenis Kelamin

Perbedaan jenis gender juga akan mempengaruhi kebutuhan dari seorang individu, baik ia laki-laki maupun perempuan.

Sebab, kebutuhan dari seorang wanita dengan seorang pria akan jauh berbeda.

Contoh :

  • Wanita cenderung memiliki lebih banyak kebutuhan jika dibandingkan dengan pria.
  • Seorang wanita akan membutuhkan tas, perhiasan, make up, gaun, skincare, dan sebagainya.
  • Seorang pria cenderung memerlukan hal yang berhubungan dengan sport, otomotif, dan yang lainnya.

12. Faktor Teknologi

Seiring dengan perkembangan zaman, faktor teknologi juga turut berperan dalam kebutuhan manusia.

Contoh :

  • Pada zaman sekarang, setiap orang akan membutuhkan alat seperti komputer, laptop, smarthpone, dan teknologi lainnya untuk memudahkan pekerjaan mereka.

13. Faktor Jumlah Penduduk

Maksud dari faktor jumlah penduduk dalam hal ini yaitu jumlah setiap individu yang tinggal dalam suatu lingkungan masyarakat atau keluarga.

Contoh :

  • Jika anggota keluarga bertambah, maka kebutuhannya pun akan semakin bertambah banyak.
  • Seseorang yang belum menikah akan memiliki kebutuhan hidup yang lebih sedikit dibandingkan dengan orang yang sudah menikah dan mempunyai anak.

14. Faktor Penyakit

Timbulnya penyakit dalam diri seseorang dapat menimbulkan perubahan dalam pemenuhan kebutuhan, baik itu perubahan fisikologis ataupun psikologi.

15. Faktor Iklan atau Promosi

Di zaman yang modern seperti sekarang ini, kebutuhan dari seorang individu juga akan dipengaruhi oleh berbagai promosi yang ada di media massa.

Contoh : seseorang akan mudah terpengaruh untuk membeli sesuatu karena ada iklan yang muncul di berbagai media seperti televisi.

Pada dasarnya, setiap iklan dibuat supaya dapat mempengaruhi pikiran si konsumen. Bahwa produk tersebut memang sangat ia butuhkan serta sesuai dengan kebutuhan yang tengah dicari oleh konsumen tersebut.

16. Faktor Status Sosial

Status sosial merupakan tingkat atau kedudukan seseorang di dalam lingkungan masyarakat, serta dapat diperoleh secara otomatis.

Contoh : orang yang berasal dari kalangan atas memiliki kebutuhan yang sangat beragam sebagai konsekuensi dari status sosialnya di lingkungan masyarakat.

17. Faktor Mode

Seiring dengan perkembangan zaman, budaya dalam berbusana pun akan semakin beragam.

Hal ini dilakukan sebagai upaya memenuhi kebutuhan wajib sekaligus untuk menunjang penampilan.

Faktor mode ini akan terlihat sangat nya pada wanita ataupun pria yang hidup di wilayah perkotaan.

Alat Pemenuhan Kebutuhan Manusia

alat pemenuhan kebutuhan manusia
pixabay.com

Ayo, kita mulai mengidentifikasi apa saja kebutuhan manusia.

Manusia membutuhkan berbagai macam sumber daya untuk memenuhi usaha kebutuhan hidupnya.

Sumber daya yang tersedia, meliputi :

  • Sumber Daya Alam (SDA).
  • Sumber Daya Manusia (SDM).
  • Sumber Daya Modal.

Apabila sumber daya tersebut dikelola dengan baik, maka dapat menghasilkan beragam alat pemenuh kebutuhan hidup manusia.

Alat pemenuh kebutuhan adalah segala sesuatu seperti barang maupun jasa yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Barang

Barang merupakan segala sesuatu yang berwujud atau berjasad dan dapat digunakan sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.

Ciri-ciri :

  • Mempunyai wujud fisik yang nyata.
  • Mempunyai nilai serta manfaat yang dirasakan apabila digunakan.
  • Bila hanya nilai yang digunakan, maka manfaat serta bendanya akan semakin berkurang atau habis.

Contoh :

  • Pakaian
  • Tas
  • Sepatu
  • Perkakas rumah, dan sebagainya.

Jasa

Jasa adalah alat pemenuh kebutuhan yang bersifat abstrak (tidak berwujud) namun keberadaannya dapat dirasakan dan dimanfaatkan oleh manusia.

Ciri-ciri :

  • Tidak mempunyai wujud serta tidak dapat diraba.
  • Hanya dapat dirasakan.
  • Dan apabila sudah dipakai tidak akan habis.

Contoh :

  • Jasa tukang ojek
  • Jasa guru
  • Jasa mengantar barang
  • Jasa penjahit
  • jasa mencuci pakaian
  • Jasa tukang cukur, dan lain sebagainya.

Upaya Pemenuhan Kebutuhan Manusia

upaya pemenuhan
pixabay.com

Pada dasarnya, manusia bertindak sebagai makhluk sosial sekaligus sebagai makhluk ekonomi.

Manusia sebagai makhluk sosial merupakan makhluk yang membutuhkan orang lain (tidak dapat hidup sendiri).

Manusia sebagai makhluk ekonomi merupakan makhluk yang selalu berusaha untuk memenuhi segala kebutuhannya.

Dalam upaya memenuhi kebutuhan hidup manusia, terdapat motif ekonomi dan prinsip ekonomi yang berlaku.

1. Motif Ekonomi

Motif ekonomi merupakan alasan atau dorongan untuk memanfaatkan sumber daya alam sebagai alat pemenuh kebutuhan hidup manusia.

Motif ekonomi terdiri dari :

  • Motif mendapatkan keuntungan (laba)
  • Motif mendapatkan
  • Motif membantu
  • Motif mendapatkan
  • Motif menjamin masa depan

2. Prinsi Ekonomi

Prinsip ekonomi merupakan saha atau pertimbangan yang diikuti dengan pengorbanan sekecil-kecilnya guna memperoleh hasil yang diinginkan.

Prinsip ekonomi menjadi landasan dalam bertindak dan mengambil keputusan sapaya dapat mencapai hasil yang optimal.

Manfaat prinsip ekonomi dapat ditinjau dari 3 kepentingan, diantaranya yaitu :

  1. Prinsip ekonomi untuk pembeli (konsumen), dengan uang yang ia punya, maka ia bisa meraih kepuasan yang maksimal ketika membeli barang atau menggunakan jasa dibutuhkannya.
  2. Prinsip ekonomi untuk penjual (distributor), membeli barang dengan mutu terbaik dengan harga serendah-rendahnya untuk dijual kembali dengan harga tinggi lewat pelayanan yang sebaik-baiknya.
  3. Prinsip ekonomi untuk pembuat (produsen), memproduksi barang dengan kualitas yang baik supaya diminati di pasaran dengan biaya sekecil mungkin serta menjualnya sebanyak mungkin dengan harga yang paling menguntungkan.

Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia

kelangkaan dan kebutuhan manusia
pixabay.com

Kalian pernah nggak ngambek sama orang tua karena nggak dibeliin mainan yang disukai?

Padahal, kalau kamu mau tahu, pasti ada alasan kenapa ayah dan ibu kamu nggak mau membelikan mainan tersebut.

Ya, mungkin saja karena harganya mahal, alias tidak gratis dan orang tuamu sedang tidak mempunyai uang untuk membelinya.

Harga barang yang mahal ini dapat terjadi karena produksinya sedikit atau jarang yang bisa memproduksinya.

Bahasa kerennya itu limited editon.

Nah, seperti itulah contoh dari sebuah konsep kelangkaan.

Loh kok bisa?

Bisa lah, sebab kelangkaan itu sendiri merupakan suatu masalah dalam ekonomi.

Kelangkaan itu timbul karena barang yang kita inginkan memiliki jumlah yang terbatas, sedangkan keinginan manusia tidak terbatas.

Sangat berbanding terbalik kan?

Sama seperti bensin yang sering habis atau langka. Itu terjadi karena produksinya yang terkendala, tetapi masih banyak dari kita yang membutuhkannya.

Sehingga timbul kelangkaan dengan tandanya antrian yang panjang di pom bensin.

Dengan adanya ilmu ekonomi itu merupakan salah satu cara untuk mengatasi kelangkaan sebagai pemenuh kebutuhan manusia.

Contoh Kebutuhan Manusia

contoh
pixabay.com

Berikut beberapa contoh dari kebutuhan manusia, diantaranya adalah sebagai berikut :

1. Kesehatan

Siapa sih ngga butuh sehat? Kita semua tentuanya butuh kesehatan.

Dengan adanya jaminan kesehatan oleh pemerintah serta kebutuhan yang layak dan higienis menjadi salah satu contoh kebutuhan manusia.

2. Keamanan

Jika kita hidup di lingkungan tempat tinggal yang tidak aman, pasti kita akan merasa khawatir dan was-was setiap saat.

Makanya, kita butuh yang namanya keamanan, dimanapun kita berada.

3. Ketentraman

Lingkungan yang aman, kesehatan yang baik, serta kebutuhan yang terpenuhi akan membuat hidup kita menjadi lebih tentram.

4. Keselamatan

Jangan salah, kita juga butuh yang namanya jaminan keselamatan apabila ada hal-hal yang tidak diinginkan nantinya.

Misalnya : pekerja proyek yang ditugaskan untuk membangun sebuah gedung tinggi di perkotaan, maka ia berhak mendapatkan jaminan keselamatan dari bos atau pihak yang mempekerjakannya.

5. Dihargai dan Menghargai

Sebagai makhluk sosial, manusia harus hidup dengan saling menghargai satu sama lain.

Apabila kita ingin dihargai oleh orang lain, maka kita juga harus menghargai orang lain terlebih dahulu.

Kesimpulan

Kebutuhan manusia adalah keinginan manusia terhadap segala sesuatu seperti benda atau jasa yang dapat memberikan rasa kepuasan jasmani atau kebutuhan rohani.

Salah satu faktor yang mempengaruhi kebutuhan manusia adalah lingkungan, karena setiap daerah memiliki kebutuhannya masing-masing.

Dalam upaya memenuhi kebutuhan hidup manusia, terdapat motif ekonomi dan prinsip ekonomi yang berlaku.

Demikian pembahasan mengenai kebutuhan manusia ini, semoga bermanfaat dan dapat membantu kegiatan belajar kamu.

Sekian.

Tinggalkan komentar