Permainan Polo Air

Apakah kamu sudah mengetahui apa itu permainan polo air? dan bagaimana cara memainkan permainan ini?

Sebelum kita membahasnya, ada beberapa pembukaan terlebih dahulu supaya kamu semakin penasaran.

Olahraga polo air di Indonesia memang tidak sepopuler futsal, sepak bola, dan basket untuk saat ini. Namun, olahraga ini cukup seru dimainkan dan sudah ada pertandingan resmi di tingkat nasional dan internasional lho.

Jadi apa itu polo air? Baiklah langsung simak saja penjelasan dibawah ini.

Pengertian Olahraga Polo Air

Pengertian permainan polo air
pengertian polo air

Polo air adalah olahraga beregu, yang bisa dianggap sebagai kombinasi dari renang, gulat sepak bola dan bola basket.

Satu tim dalam pertandingan terdiri dari enam pemain dan satu kiper. Peraturan permainan ini mirip dengan sepak bola, yaitu untuk mencetak gol sebanyak mungkin, satu gol dihitung satu poin.

Sejarah Polo Air

Olahraga polo air merupakan cabang olahraga yang sudah cukup lama dipertandingkan di Indonesia, olahraga ini sudah dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional Pertama (PON-I) 1948, hingga pertandingan multi event regional, nasional, maupun internasional (Sea Games, Asian Games, Olympic Games, & World Championships) sampai saat ini.

Perkembangan Polo Air di Indonesia

Polo air sudah dikenal sejak tahun 1908 dan berkembang di era tahun 1950 s/d 1960-dan, di era ini perkembangan olahraga polo air Indonesia berkembang sangat baik sehinggap cukup diperhitungkan di tingkat Asia dan dunia.

Tim polo air Indonesia banyak mengikuti event internasional seperti GANEFO, Kejuaraan Asia & Asian Games tahun 1954, 1958, 1962, 1966, dan Asian Games pada tahun 1970.

Bahkan prestasi tim polo air Indonesia dapat dinilai cukup baik. Memasuki tahun 1980 sampai dengan tahun 1999 cabang olahraga ini tidak lagi diperhatikan, sehingga tidak berkembang dengan baik. Indonesia hanya mengirimkan tim polo air sebatas ikut serta di Sea Games.

Di era tahun 2000 terdapat 10 provinsi yang sudah melakukan pembinaan cabang olahraga polo air. Cabang olahraga inipun mengalami banyak perubahan di dalam peraturan dan berkembang pesat di dunia. Tim polo air Indonesia yang tadinya sangat diperhitungkan di negara Asia, hanya diikut sertakan di level Asia Tenggara (Sea Games).

Para pengurus PRSI terus berusaha untuk mengupayakan supaya olahraga ini terus maju kembali, hal tersebut dilakukan dengan mengadakan pertandingan Pra Liga Polo Air tahun 2005, Liga Polo Air I tahun 2006, dan Liga Polo Air Indonesia tahun 2014.

Pemerintah induk organisasi, pemerhati olahraga aquatics Indonesia, komunitas polo air di Indonesia saling bahu-membahu untuk terus melestarikan dan memajukan cabang olahraga ini agar dapat kembali berprestasi.

Liga polo air di Indonesia dinilai cukup berhasil membuat angin segar. Liga olahraga ini juga memperbolehkan pemain asing untuk turut serta bermain.

Peralatan Untuk Bermain Polo Air

Dalam permainan polo air terdapat beberapa perlengkapan yang perlu dipersiapkan, diantaranya yaitu:

  • Seragam, bisa disebut dengan baju renang dan topi mandi, lalu ada nomor individu yang membedakan tim dan menggunakan pelindung telinga.
  • Area permainan, biasanya dua gawang yang mengapung diatass air dengan lebar 3 m dan tinggi 0,9 m.
  • Bola polo air dengan tekanan 13 PSI.
  • Mouthguard, penjaga mulut tidak wajib di sebagian olahraga, namun disarankan.

Ukuran Bola Polo Air

Bola polo air dibuat dari bahan tahan air untuk memungkinkan bola dapat mengapung di atas air.

Biasanya bola memiliki tekstur yang mudah dipegang pemain dan tidak licin, berikut ukuran bola polo air:

  • Size 5 keliling lingkar bola 68 – 71 cm untuk laki-laki.
  • Size 4 keliling lingkar bola 65 – 67 cm untuk perempuan.
  • Berat: 400 – 450 grams.
  • Tekanan isi bola: 13 – 14 psi untuk pria dan 12 – 13 psi untuk wanita.
  • Ukuran junior: tidak didefinisikan, namun lebih kecil.
  • Bahan: rubber.

Ukuran Lapangan Polo Air

Ukuran kolam polo air yang sudah ditetapkan ialah:

  • Panjang: 20 – 30 meter.
  • Lebar: 10 – 20 meter.
  • Goal Line: warna putih.
  • Garis 2 neter: warna merah.
  • Garis 5 meter: warna kuning.
  • Kedalaman kolam: minimum 1,8 meter.
  • Titik penalti: 5 meter (garis warna kuning).

Ukuran Gawang Polo Air

Gawang harus mampu mengapung secara terus menerus di atas air, sebab jika tenggelam akan mempengaruhi ketinggiannya, berikut ukurannya:

  • Lebar: 3 meter.
  • Tinggi: 0,9 meter diatas permukaan air.
  • Bahan: PVC Vinyl.

Jumlah Pemain Polo Air

Jumlah pemain polo air secara keseluruhan berjumlah 13 pemain yang terdiri dari.

  • 11 pemain
  • 2 penjaga gawang
  • Pemain utama: 6 pemain dan 1 penjaga gawang
  • Pemain cadangan: 5 pemain dan 1 penjaga gawang
  • 1 pelatih dan 1 asistenten pelatih.
  • 1 manajer.

Posisi Pemain Polo Air dan Tugasnya

Ada tujuh pemain yang berada di dalam air, diantarnya ialah:

  • 1 penjaga gawang
  • 1 penyerang tengah
  • 1 bek tengah
  • 2 pemain sayap
  • 2 driver

Pemain utilitas adalah pemain yang ahli dalam semua posisi penyerangan atau pertahanan. Pemain ini biasanya keluar dari bangku cadangan, meskipun tidak mutlak. Tipe tubuh juga terkadang mempengaruhi posisi tertentu.

Pemain yang sangat didambakan di sisi kanan yaitu pemain kidal, biasanya akan mungkin tim untuk melancarkan serangan dua sisi.

Pengaturan posisi yang paling terkenal itu 3-3 karena dua garis di depan gawang lawan. Bisa juga set offensif yaitu 4-2 atau ganda, du pemain penyerang di depan gawang.

Double hole paling sering dipakai dalam situsasi “man up” atau ketika pertahanan hanya memiliki satu yang terampil, atau digunakan untuk menarik pemain bertahan dan kemudian diberikan ke pemain perimeter.

Cara Bermain Polo Air

Cara bermain polo air ialah bekerja dari setiap otot utama yang ada di tubuh kita. Mulai dari menendang kaki untuk tetap tegak saat adanya gelombang air, berikut cara bermainnya:

Permulaan

Sebelum permainan polo air diumlai biasanya para pemain berada di depan garis gawang dan berjarak 1 meter dengan pemain lainnya, dan satu pemain berjaga di gawang (penjaga gawang).

Kemudian wasit akan meniup peluit dan melempar bola ke atas lapangan tanda bahwa permainan sudah dimulai.

Gol

Kondisi di mana bola sudah berhasil melewati gawang dan mistar gawang (masuk ke dalam gawang).

Lemparan Gawang

Keadaan ini merupakan kondisi kiper harus melempar bola ke arah rekan satu timnya di daerah gawang.

Lemparan Penjuru

Lemparan yang dilakukan oleh pemain dari dari sudut area permainan dan dilakukan saat bola tersentuh atau terkena pemain lawan lalu melewati garis gawang.

Lemparan Bebas

Lemparan ini dilakukan ketika ada pemain yang dilanggar oleh tim lawan atau saat lawan melakukan kesalahan. Tim akan diberikan kesempatan untuk melakukan lemparan tan adanya halangan dari lawan.

Lemparan Wasit

Lemparan ini hampir sama seperti di bola basket, biasanya terjadi karena suatu insiden atau benturan antar pemain dan membuat cedera.

Bola yang dilemparkan wasit harus bagus, supaya pemain dari kedua regu mempunyai kesempatan yang sama untuk mencapai bola. Kemudian jika lemparan wasit jaruh di air dan menguntungkan salah satu regu, maka harus melakukan lemparan ulang.

Bola Keluar

Bola dianggap keluar lapangan apabila telah melewati garis lapangan.

Pelanggaran Biasa

Contohnya membuang waktu melaukan lemparan penalti tidak sesuai, menunda saat lemparan bebas, menahan bola ke bawah, memegang bola dalam waktu yang lama, dan mendorong lawan lainnya.

Pelanggaran Berat

Menendang lawan, menantang wasit melakukan tindakan brutal, menenggelamkan lawan, dan mengganggu lawan saat lemparan.

Pelanggaran Perorangan

Seorang pemain yang melakukan pelanggaran berat termasuk dalam pelanggaran perorangan juga.

Lemparan Penalti

Lemparan ketika pemain ada yang terkena pelanggaran berat.

Waktu Tambahan

Waktu permainan ditambahkan apabila terjadi skor akhir yang sama, supaya memiliki pemenang.

Teknik polo air ada dua macam, yaitu teknik renang polo air dan latihan teknik dengan menggunakan bola.

Teknik renang polo air ini dasarnya semua pemain harus wajib menguasai beberapa teknik dan gaya renang terlebih dahulu. Seperti gaya bebas, gaya samping, gaya dada, gaya punggung, loncat di air, dan injak di air.

Peraturan Polo Air

Peraturan pertandingan polo air ini sengaja dibuat supaya bisa mengorganisasi suatu pertandingan atau perlombaan, dan merupakan hasil kesepakatan yang sudah disepakati pada lingkup nasional dan Internasional.

Badan pengatur polo air:

  1. FINA, organisasi yang mengurus aturan permainan polo air internasional.
  2. NCAA, yang mengatur permainan perguruan tinggi di AS.
  3. NFHS, yang mengatur permainan SMA di AS.
  4. IOC, yang mengatur di acara atau event Olimpiade.

Berikut peraturan polo air:

  • Ukuran kolam polo air: 30 x 20 m.
  • Ukuran dan tinggi gawang polo air diukur dari atas rata-rata air 90 cm.
  • Pemain tidak boleh mengoleskan minyak diatas kulitnya.
  • Permainan biasanya berlangsung selama 4 babak. Di setiap babaknya 8 menit bersih dan diberi istirahat antar babak yaitu 2 menit. Untuk pergantian babak 3 ke 4 waktu istirahat 5 menit. Pergantian gawang dari regu dilakukan setiap pergantian babak.
  • Time out diberikan kepada setiap tim 1 kali disetiap babak.
  • Apabila pertandingan seri, maka babak perpanjangan waktu 2 x 8 menit, jika tetap imabng maka diadakan babak adu penalti dengan kesempatan 5 kali setiap regu.
  • Bola dikatakan masuk apabila seluruh bagian bola melewati garis gawang antara kedua tiang gawang dan mistar gawang.
  • Penjaga gawang harus memakai topi 1 dan 14. Nomor 2 sampai 13 digunakan untuk pemainnya. Warna belakang topi biasanya berwarna biru atau merah.
  • Jumlah wasit polo air sebanya 2 wasit dengan 2 hakim garis.
  • Pelatih boleh memberikan instruksi dengan berjalan maksimal 5 meter dari bangku ketika timnya menyerang, dan memberikan instruksi dengan duduk ketika timnya dalam keadaan bertahan.

Manfaat Permainan Polo Air Bagi Kesehatan

  • Sangat bagus untuk kesehatan jantung. Banyak yang mengatakan bahwa polo air dapat membuat jantung memompa lebih tinggi dari biasanya, hal tersebut bisa mencegah terjadinya penyakit jantung dan mengembalikan kinerja jantung yang lebih kuat.
  • Dapat membakar kalori tubuh. Ketika bermain olaharaga ini tubuh kita memerlukan tenaga yang lebih kuat, sebab pada umumnya semua yang ada di dalam air menjari terasa berat.
  • Dipakai untuk membentuk otot. Olahraga ini membuat otot yang berada di tubuh akan bergerak sehingga dapat membuat otot menjadi lebih kuat karena adanya geraan melempar, berpuat, mengangkat, dan ada juga gerakan menendang.
  • Menghilangkan rasa lelah. Polo air adalah olahraga di dalam air yang bisa dijadikan pilihan ketika tubuh kamu sedang lelah dan letih. Umumnya di dalam air akan memberikan efek pendinginan supaya dapat membantu tubuh tidak mengalami kelelahan.

Demikian pembahasan tentang permainan polo air yang merupakan salah satu permainan bola besar ini, semoga membantu.

Sekian.

Tinggalkan komentar