Sejarah Tenis Meja

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas tentang sejarah tenis meja lengkap beserta pengertiannya.

Tenis meja menjadi permainan yang cukup populer di berbagai belahan dunia, tak terkecuali di negeri kita tercinta, yaitu Indonesia.

Permainan bola kecil ini dimainkan oleh banyak kalangan, baik anak muda maupun orang dewasa. Tak mengenal usia, bahkan rupa.

Jadi, apa itu permainan tenis meja? dan bagaimana sejarah awal dari munculnya permainan ini?

Berikut penjelasan mengenai pengertian dan sejarah tenis meja secara singkat. Silahkan disimak dengan seksama ya.

Pengertian Tenis Meja

pengertian dan sejarah tenis meja

Tenis meja atau ping pong adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau berpasangan (untuk ganda) yang saling bersaing memperebutkan kemenangan.

Di Cina, nama resmi olahraga ini ialah “bola ping pong”.

Permainan ini menggunakan raket yang terbuat dari papan kayu dan dilapisi oleh karet, atau biasa disebut dengan nama “bet”, sebuah bola pingpong dan lapangan permainan yang berbentuk meja.

Induk olahraga tenis meja di Indonesia adalah PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia).

Sedangkan induk olahraga tenis meja di dunia adalah ITTF (International Table Tennis Federation), yang anggotanya mencapai 140 negara.

Termasuk di dalamnya ada PTMSI yang sudah tercatat sebagai anggota ITTF sejak tahun 1961.

Awal Mula Sejarah Tenis Meja di Dunia

awal mula sejarah tenis meja di dunia
gambar kartun sejarah tenis meja di dunia

Awal mula sejarah tenis meja berasal dari negara Inggris sekitar abad ke-19, di mana dimainkan oleh orang kelas atas sebagai permainan indoor setelah makan malam.

Tenis meja memiliki beberapa, salah satunya ialah “whiff whaff”, dan disarankan bahwa permainannya pertama kali dikembangkan oleh tentara Inggris di India atau Afrika Selatan, di mana mereka membanya kembali ke Inggris.

Sebaris buku disusun di tengah meja sebagai net, di mana dua buku tersebut berfungsi untuk memukul bola golf.

Nama “ping-pong” digunakan hampir di semua negara sebelum perusahaan Inggris, J. Jaques dan Son Ltd menjadikannya merek dagang pada tahun 1901.

Nama “ping-pong” kemudian lebih digunakan untuk permainan yang diaminkan peralatan Jaques, dengan perusahaan lain menyebutnya tenis meja.

Situasi yang sama terjadi juga di Amerika Serikat, di mana Jaques menjual hak nama “ping-pong” kepada Parker Brothers.

Lalu Parker Brothers menjadikannya merek dagang pada tahun 1920-an, dan membuat organisasi lainnya mengubah nama menjadi “tenis meja” dibandingkan menggunakan nama yang lebih umum, namun dengan merek dagang.

Inovasi besar berikutnya dilakukan oleh James W.Gibb, seseorang yang menyukai permainan tenis meja.

James W.Gibb berhasil menemukan bola berbahan seluloid dalam perjalanan menuju AS tahun 1901 dan menurutnya cocok untuk permainan.

Hal ini diikuti E.C. Goode, pada tahun yang sama menciptakan versi modern dari raket dengan memasang selembar karet yang diberi bintik ke kayu yang sudah diasah.

Mulai Terkenalnya Permainan Bola Kecil Ini

mulai terkenalnya permainan bola kecil ini
gambar sejarah tenis meja internasional

Tenis meja mulai terkenal pada tahun 1901 disebabkan oleh turanmen yang dibuat, buku yang menulis tentang tenis meja, dan kejuaraan dunia tidak resmi pada tahun 1902.

Pada awal 1900-an, permainan ini dilarang di Rusia karena penguasa pada masa itu percaya bahwa memainkan tenis meja memiliki efek yang buruk pada penglihatan pemain.

Tahun 1921, Asosiasi Tenis Meja (TTA) dibuat di Inggris, dan diikuti Federasi Tenis Meja Internasional (ITTF) pada tahun 1926.

Beberapa negara yang menjadi anggota ITTF saat itu diantaranya ialah:

  1. Inggris.
  2. Perancis.
  3. Jerman.
  4. Swedia.
  5. Polandia.
  6. Cekoslowakia.
  7. India.

Kejuaraan Dunia resmi pertama terjadi pada tahun 1926 dan London menjadi tuan rumah.

Kemudian pada tahun 1933, “Asosiasi Tenis Meja Amerika Serikat” sekarang disebut “Tenis Meja Amerika” mulai dibentuk.

Tahun 1930, Edgar Snow berkomentar di Red Star Over China bahwa pihak Komunis di Perang Saudara China mempunyai “hasrat untuk tenis meja asal Inggris” yang menurutnya ganjil.

Tahun 1950-an, raket yang menggunakan lembaran karet digabung dengan lapisan spons di dasarnya mengubah permainan seccara dramatis. Meningkatkan kecepatan dan perputaran bola.

Hal tersebut diperkenalkan perusahaan alat olahraga Inggris S.W. Hancock Ltd.

Penggunaan lem cepat dapat meningkatkan kecepatan dan perputaran lebih jauh, dan menghasilkan perubahan peralatan untuk “menurunkan kecepatan permainannya”.

Tenis meja diperkenalkan sebagai salah satu cabang olahraga di kejuaraan Olimpiade pada tahun 1988.

Sejarah Tenis Meja di Indonesia

sejarah tenis meja nasional di Indonesia
gambar sejarah tenis meja dari resaja.com

Sejarah olahraga tenis meja masuk ke Indonesia pertama kali sekitar tahun 1930-an, menurut sumber sejarah.

Saat itu, olahraga ini hanya dimainkan di sekitar bali-balai pertemuan orang-orang Belanda yang menjadikan tenis meja sebagai hiburan semata.

Orang-orang yang memainkan olahraga ini juga dibatasi, sebab saat itu, hanya orang-orang kelas atas atau keluarga bangsawan Belanda saja yang diperbolehkan untuk memainkan tenis meja.

Seiring dengan perkembangan zaman, tenis meja sudah mulai dimainkan oleh berbagai lapisan masyarakat di tanah air.

Pada tahun 1939, banyak tokoh yang menggeluti dunia tenis meja berinisiatif untuk mendirikan organisasi tenis meja di Indonesia.

Pada akhirnya, dibentuklah organisasi yang disebut dengan PPPSI (Persatuan Ping Pong Seluruh Indonesia).

Kemudian, di tahun 1958, dalam sebuah kongres ddi Surakarta, persatuan ping pong ini pun berganti nama menjadi PTMSI (Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia).

Lalu, di tahun 1960 PTMSI bergabung menjadi anggota federasi tenis meja tingkat Asia, TTFA (Table Tennis Federation of Asia).

Beberapa keuaraan pun sudah digelar oleh federasi ini dan menjadikan Indonesia sebagai salah satu peserta dalam kejuaraan tenis meja tersebut.

Setelah PTMSI terbentuk, sejarah tenis meja nasional di tanah air semakin meningkat dan berkembang.

Hal ini terbukti dengan banyaknya organisasi-organisasi tenis meja lainnya yang muncul dan tersebar di seluruh Indonesia, baik itu di kampus, sekolah, maupun tempat lainnya.

Selain itu, mulai muncul pertandingan tenis meja yang diperlombakan di ajang Olimpiade nasional maupun Internasinal seperti PON, POMDA, dan Porda.

Setelah terdaftar sebagai anggota ITTF pada tahun 1961, Indonesia selalu diundang pada kejuaraan-kejuaraan resmi tingkat dunia.

Adapun hal yang perlu kita ketahui dalam perkembangan dunia tenis meja nasional adalah berdirinya Silatama atau lebih dikenal dengan (Sirkuit Laga Tenis Meja Utama) yang pertama kali digelar pada tahun 1983.

Kemudian, laga tersebut hampir digelar setiap tiga bulan sekali, serta Silataruna setiap 6 bulan sekali sejak tahun 1986.

Penemu Tenis Meja

Siapakah penemu permainan tenis meja?

Untuk pencipta atau penemu dari permainan tenis meja ini masih diperdebatkan oleh beberapa kalangan, ada berbagai pendapat dari masing-masing pihak.

Ada yang mengatakan jika penemu awal dari permainan ini adalah E.C. Goode, ada yang mengatakan penemunya ialah John Jaques.

Selain itu, ada juga yang mengatakan jika penemunya adalah David Foster.

Jadi, saya belum menemukan bukti mendasar dari siapa penemu asli dari permainan tenis meja ini.

Namun, dari data artikel yang saya baca di halaman web resmi ITTF, disana menyatakan jika penemu atau pencipta dari permainan tenis meja adalah David Foster, dan dipatenkan di Inggris pada tahun 1890.

Penutup

Setelah membaca tentang sejarah tenis, kamu juga bisa membaca mengenai ukuran lapangan tenis meja dan teknik dasar tenis meja ini.

Demikianlah pembahasan mengenai sejarah tenis meja ini, semoga bermanfaat dan dapat membantu kegiatan belajar kamu.

Sekian.

Tinggalkan komentar