Teknik Dasar Permainan Bola Basket

Teknik dasar permainan bola basket meliputi:

  • Passing dan catching
  • Dribbling (menggiring bola)
  • Pivot (berputar)
  • Shooting (menembak bola)
  • Lay up
  • Rebound
  • Slam dunk
  • Screen, dan sebagainya.

Apabila teknik-teknik tersebut dikuasai dengan baik, maka kamu bisa menjadi seorang pemain basket yang hebat.

Berikut penjelasan lebih lengkap dari teknik dasar bola basket.

Cara Memegang Bola Basket

cara memegang bola basket yang benar
gambar dari kampoengilmu.com

Mesikpun terlihat sederhana dan sering disepelakan, namun memegang bola basket tidak boleh sembarangan, ada teknik yang harus dilakukan supaya bola tersebut benar-benar berada dalam kontrol tangan kita dan tidak terlepas.

Adapun teknik dasar memegang bola basket yang benar, caranya ialah:

  • Pegang bola basket dengan kedua tangan, untuk memengang bola kedua telapak tangan harus dibuka lebar seperti sedang memegang mangkok besar.
  • Kedua telapak tangan berada di sisi kanan dan kiri bola serta berada sedikit di belakang.
  • Jari-jari tangan direntangkan semua dan melekat di bagian tengah sisi kanan dan kiri bola.
  • Kedua kaki dibuka lebar, posisi salah satu kaki sedikit ke depan.
  • Badan agak condong ke depan dan lutut tidak kaku (rileks).

Jump Ball

jump ball
gambar dari reddit.com

Jump ball adalah situasi untuk memulai jalannya pertandingan bola basket. Situasi ini terjadi pada awal babak I dan babak II.

Istilah jump ball sama dengan istilah kick off dalam permainan sepak bola.

Jump ball terjadi karena perebutan antara dua atau lebih pemain dari masing-masing regu yang berlawanan dengan satu atau dua tangan yang memegang bola secara bersamaan, sehingga tidak ada pemain yang bisa menguasai bola.

Sedangkan wasit tidak bisa menentukan pemain mana yang berhak untuk menguasai bola. Sehingga diadakan jump ball untuk meentukan siapa yang akan menguasai bola.

Dengan kedua pemain yang saling berhadapan, kemudian wasit berusaha melambungkan bola tersebut di antara kedua pemain tersebut.

Passing dan Catching

passing dan catching bola basket
gambar dari dbl.id

Passing merupakan salah satu teknik dasar permainan bola basket yang paling sering digunakan dalam pertandingan basket.

Passing ialah teknik memberikan bola atau mengoperkan bola ke pemain lain dalam satu tim.

Teknik ini menjadi salah satu bukti bahwa permainan basket merupakan permainan beregu yang membutuhkan kerjasama antar pemain untuk memenangkan pertandingan.

Hal penting yang harus kamu ketahui dalam melakukan passing yakni diperlukan akurasi (ketepatan) dan Timming (waktu) supaya passing yang dilakukan benar-benar bermanfaat dalam permainan.

Teknik mengoper merupakan bagian dari komunikasi antar pemain saat sedang bertanding.

Pada umumnya operan sering dilakukan dengan cepat, keras dan terarah. Namun operan yang terlalu keras akan sulit untuk dikuasai atau diterima oleh pemain lain, terkadang operan harus dilakukan dengan lambat dan tidak terlalu keras. Hal ini harus disesuaikan dengan kebutuhan tim.

Untuk mengamankan operan, jangan mengoperkan bola kepada teman yang sedang dijaga ketat oleh lawan. Karena hal tersebut akan menyulitkan penerima bola.

Operan yang tidak terarah atau tangkapan yang tidak sempurna akan memberikan keuntungan bagi pihak lawan untuk mencetak angka.

Macam-macam passing dalam permainan bola basket:

  1. Chest pass, teknik mengoper bola setinggi dada. Operan ini sering dilakukan dalam permainan basket, karena sifatnya yang simpel dan mudah dilakukan, terutama untuk operan-operan jarak pendek.
  2. Bounce pass, teknik mengoper bola dengan cara dipantulkan terlebih dahulu ke lantai. Operan ini sangat efektif digunakan untuk melawan pemain yang bertubuh tinggi.
  3. Over head pass, teknik mengoper bola dengan posisi tangan berada di atas kepala. Operan ini umumnya sering digunakan oleh pemain bertubuh tinggi, sehingga menyulitkan lawan untuk menggapai bola yang dioper.
  4. Base ball pass, teknik mengoper bola dengan cara seperti mengoper bola baseball, yaitu menggunakan satu tangan dan mengayunkan bola dari samping badan. Teknik operan ini sangat berguna untuk passing jarak jauh.
  5. Hook pass, disebut juga operan kaitan. Operan ini sering digunakan ketika situasi sulit karena penjagaan dari pemain lawan yang ketat, sedngkan operan lain sudah tidak mungkin dilakukan.

Menangkap Bola (Catching)

Pada dasarnya teknik menangkap bola dalam permainan basket merupakan satu kesatuan dengan teknik mengoper bola.

Maksudnya jika ada pengoper bola berarti akan ada yang menerima bola. Menangkap bola adalah teknik menerima bola dari teman satu tim atau lawan.

Teknik ini biasa dilakukan dengan menggunakan satu tangan atau dua tangan saat sedang menangkap bola.

Adapun cara melakukan teknik menangkap bola yaitu:

  1. Berdiri tegap menghadap pemain yang sedang mengoper bola.
  2. Keda tangan rileks dengan jari-jari direnggangkan.
  3. Saat bola datang, jemput bola ke depan dengan mendorong kedua tangan.
  4. Kemudian saat bola mengenai telapak tangan, jangan ditahan. Namun tangan mengikuti gerakan bola ke belakang mendekati anggota badan.

Cara tersebut bisa disesuaikan saat pertandingan bola basket sedang berlangsung.

Dribbling

dribbling basket
gambar dari dbl.id

Dribbling adalah gerakan membawa bola dengan cara memantul-mantulkannya ke lantai dengan tujuan untuk mendekati ring.

Biasanya pemain yang memiliki skill dribbling yang baik, selalu menjadi pengatur permainan dalam suatu tim saat melakukan penyerangan.

Cara melakukan dribbling:

  1. Pegang bola dengan kedua tangan rileks.
  2. Berdiri seenaknya dengan kaki dibuka sedikit.
  3. Badan agak dicondongkan ke depan.
  4. Mulailah memantulkan bola dengan satu tangan. Usahakan saat memantulkan, bola jangan dipukul. Namun, dipantulkan dengan jari-jari tangan yang dibantu dengan gerakan pergelangan tangan.
  5. Saat memantulkan bola dengan mengikuti gerakan bola ke atas sedikit dengan jari dan pergelangan tangan, kemudian didorong kembali ke bawah.

Seorang pendribble diharapkan mempunyai kemampuan untuk mengatur strategi yang diterapkan oleh pelatih. Sehingga strategi tersebut dapat berjalan dengan lancar dan berjalan sesuai dengan rencana.

Ia juga harus memiliki keahlian untuk melepaskan penjagaan ketat dari lawan dalam situasi pertandingan. Sehingga bisa menciptakan peluang untuk mencetak angka.

Shooting

cara shooting bola basket
gambar dari sehatq.com

Shooting adalah teknik menembakkan bola ke dalam ring basket dengan tujuan untuk menghasilkan poin.

Shooting atau tenik menembak merupakan teknik dasar bola basket yang paling penting, karena dengan teknik ini bisa tercipta poin. Yang mana poin tersebut menjadi tujuan utama dan akhir untuk bisa memenangkan pertandingan.

Namun, untuk membuat seorang pemain bisa menjadi penembak yang baik, selain dari frekuensi latihan, seorang penembak harus mengerti dan tahu kapan harus menembakkan bola dan kapan tidak menembak.

Setiap pemain pasti bisa melakukan tembakan ke dalam ring. Namun, untuk menjaga supaya frekuansi tembakan yang dihasilkan bagus, dibutuhkan latihan-latihan khusus sehingga latihan tersebut dapat meningkatkan hasil tembakan.

Pivot

Pivot adalah gerakan penyelamatan bola dari jangkauan lawan dengan melakukan gerakan memutar menggunakan satu kaki sedangkan kaki lainnya sebagai poros.

Biasanya gerakan pivot ini diikuti dengan melakukan 3 gerakan lainnya yaitu dribble, passing, dan shooting.

Lay Up

lay up shoot
gambar dari bolabasket.web.id

Lay up disebut juga dengan istilah tembakan melayang.

Lay up merupakan rangkaian gerakan untuk memasukkan bola ke dalam ring. Gerakan ini dilakukan dengan cara melangkah sebanyak dua kali lalu memasukkan bola ke dalam ring.

Lay up dilakukan di sebelah kanan atau kiri sisi keranjang. Gerakan ini termasuk dalam tembakan dari jarak dekat.

Teknik lay up berdasarkan penggunaaan posisi tangan dibagi menjadi dua bagian yaitu:

  • Under hand lay up shot: teknik lay up dengan menggunakan ayunan tangan dari bawah.
  • Overhead lay up shot: teknik lay up dengan menggunakan ayunan tangan dari atas kepala untuk memasukkan bola.

Rebound

Rebound adalah gerakan mengambil bola yang gagal masuk ke dalam ring. Gerakan ini dilakukan dengan cara menangkap atau mendapatkan hasil pantulan dari bola yang sebelumnya gagal masuk ke dalam ring oleh pemain lain, baik pemain satu tim maupun lawan.

Pemain dari tim manapun boleh melakukan gerakan ini, baik dari tim yang sama dengan yang memasukkan bola sebelumnya maupun lawan.

Rebound dibagi menjadi 2 jenis, diantaranya ialah:

  1. Ofensive rebound: shooting ulang bola yang gagal dimasukkan ke ring lawan oleh rekan satu tim.
  2. Defensive rebound: merebut bola yang gagal dimasukkan ke ring oleh tim lawan.

Slam Dunk

slam dunk
gambar dari bola.com

Slam dunk adalah gerakan memasukkan bola ke dalam ring dengan tubuh melayang. Secara teknik, gerakan ini merupakan improvisasi dari gerakan shooting.

Tidak semua pemain basket mampu melakukannya dengan sempurna hingga menghasilkan poin.

Untuk bisa melakukan gerakan ini diperlukan proporsi tubuh dengan tinggi minimal 180 cm karena gerakan ini membutuhkan lompatan yang tinggi.

Screen

screen
gambar dari h2g1.com

Screen merupakan gerakan dari pemain yang bertindak sebagai penyerang dalam upaya membebaskan teman satu timnya dari penjagaan tim lawan.

Gerakan ini dilakukan dengan cara menutup arah pergerakan pemain tim lawan yang menjaga teman satu tim. Lalu membuka ruang pergeran teman satu tim tersebut dengan memberinya jalan melewati belakang pemain yang melakukan screen.

Sekian pembahasan tentang teknik dasar permainan bola basket ini, semoga membantu.

Kamu juga bisa membaca mengenai jumlah pemain bola basket dan tugas-tugas sesuai posisinya supaya lebih mengenali permainan ini.

Tinggalkan komentar